Hanya

Mencintaimu (atau menginginkanmu –whichever is more bearable for you) ialah mencoba untuk mengerti dan memberi. Dan untuk apa jika bukan untuk melihatmu berkembang?

Aku semata hanya ingin bisa bersamamu ketika waktu membolehkannya,

dan jika semesta mengizinkan kerakusanku, untuk memilikimu sebagai pencinta.

Sayang,

aku penakut terhadap orang yang kudambakan.

Sekejap lupa cara menulan ludah ketika mendengarmu bicara mengenai kemungkinan-kemungkinan.

Menyimpan kabar hari-harimu sebagai bahan bakar api badanku.

Sayang,

kau memilih untuk diam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s