Debu

Hampa

aku dalam hilangmu.

Walau ini yang kuminta. Walau sudah lama persiapan menghadapinya. Walau aku sudah teman lama dengannya (bukan kamu).

Hilangnya seseorang dari hidup selalu berhasil membuatku merasa kecil. Entah mau dibagaimanakan lagi, memang aku tidak bisa terbiasa dengannya. Semua orang terlalu berarti bagiku (walau mungkin mereka tidak berat dalam hati).

Aku

selalu menyediakan tempat untuk mereka bersinggah: sebagai teman maupun sebatas kenalan. Bagiku, mengenal orang adalah salah satu keajaiban yang manusia bisa lakukan.

Maka dari itu, perginya mereka selalu membuatku sedih. Mereka meninggalkan bekas dimana mereka dulunya berdiri dan tidak pernah menyapunya.

Harus aku, sendiri, yang menyapunya.

Karena memang pada akhirnya, mereka adalah tamu dan aku pemilik rumah ini.

Harus aku,

sendiri yang menyapunya.

c6381
Aksara